GAM Desak Polisi Tuntaskan Kasus Perampasan HP di Sekitar Makodam Hasanuddin

MAKASSAR,UNGKAPAN– Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Polrestabes Makassar, Selasa (21/4/2026).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan “Tangkap dan Adili Pelaku Perampasan HP Massa Aksi di Kawasan Makodam Hasanuddin.” Mereka juga sempat membakar ban bekas di badan jalan sebagai bentuk protes.

Aksi ini merupakan respons atas dugaan lambannya penanganan laporan polisi terkait kasus perampasan telepon genggam milik seorang kader GAM, Andi Firmansyah. Peristiwa itu disebut terjadi di sekitar Kodam XIV/Hasanuddin saat korban tengah mendokumentasikan jalannya aksi.

Koordinator aksi sekaligus Panglima GAM, Fajar Wasis, mendesak kepolisian agar segera mengambil langkah tegas dalam mengusut kasus tersebut.

“Pihak Polrestabes Makassar harus segera mengambil langkah cepat dan tegas dalam menangani kasus perampasan telepon genggam ini, karena menyangkut hak kebebasan dalam negara demokrasi,” ujar Fajar dalam orasinya.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas dan memastikan seluruh pihak yang terlibat diproses sesuai ketentuan yang berlaku tanpa tebang pilih.

Mahasiswa menilai, perampasan perangkat dokumentasi dalam sebuah aksi bukan hanya tindakan kriminal biasa, tetapi juga berpotensi menghambat kebebasan berekspresi dan transparansi publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polrestabes Makassar terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.(*)

Baca juga:  Sering Mangkir, Saksi Korupsi Proyek IPA SPAM Sinjai Diamankan di Bandara Soekarno-Hatta