MAKASSAR,UNGKAPAN — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi hingga ke seluruh kabupaten/kota. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar dalam memperkuat mesin partai menghadapi kontestasi politik mendatang.
Di bawah komando Muammar Gandi Rusdi, konsolidasi dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui rapat virtual yang melibatkan struktur partai dari tingkat wilayah hingga daerah. Meski digelar secara daring, semangat kader untuk memperkuat soliditas organisasi tetap berjalan maksimal.
Upaya ini difokuskan pada penyatuan gerak kader serta memastikan seluruh elemen partai bekerja secara terkoordinasi. PSI Sulsel menilai bahwa kekuatan utama dalam memenangkan pertarungan politik terletak pada kesiapan struktur dan militansi kader di lapangan.
Muammar Gandi menegaskan bahwa konsolidasi bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari langkah strategis menuju kemenangan.
“Kita tidak ingin hanya jadi peserta Pemilu. Kita akan menjadi pemenang di Sulawesi Selatan,” tegasnya sebagaimana dikutip pada Jumat (1/5/2026).
Ia juga menambahkan bahwa target politik PSI Sulsel telah dirancang secara konkret dan terukur hingga ke tingkat daerah pemilihan.
“Target kami jelas, satu kursi di setiap dapil, baik DPR RI, DPRD provinsi, maupun kabupaten/kota,” ujar Muammar.
Dengan target tersebut, PSI Sulsel kini fokus membangun mesin partai yang solid, responsif, dan mampu menjangkau masyarakat secara luas. Konsolidasi berjenjang yang terus digencarkan diharapkan mampu memperkuat posisi PSI sebagai kekuatan politik baru yang diperhitungkan di Sulawesi Selatan.
Gerakan “tancap gas” ini menjadi sinyal bahwa PSI tidak hanya bersiap sebagai peserta demokrasi, tetapi sebagai kontestan yang serius membidik kemenangan. Dengan kombinasi strategi penguatan internal dan kerja politik yang terarah, PSI Sulsel optimistis mampu mengubah peta persaingan politik di daerah.(*)






