UNGKAPAN, MAKASSAR – Total ada 2.181 personel kepolisian yang terdiri dari 932 personel Polda Sulsel, dan 1.049 personel dari polres diturunkan dalam Operasi Kontingen Aman Nusa I-2026 pada pelaksanaan peringatan Hari Buruh atau May Day yang jatuh pada Jumat, 01 Mei 2026.
Operasi pengamanan yang bertujuan untuk menciptakan situasi ketertiban di masyarakat agar tetap kondusif, turut diperkuat dengan keterlibatan personel TNI berjumlah 100 personel, Satpol PP Sulsel 60 personel, Dinas Perhubungan Sulsel 30 personel, dan Dinas Pemadam Kebakaran Makassar sebanyak 10 personel.
Dalam memastikan kesiapan pengamanan jelang May Day, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar apel pasukan yang dipimpin oleh Dansatbrimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Ridwan. Apel ini berlangsung di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Kamis (30/04/2026).
Di apel itu, Kombes Pol Muhammad Ridwan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengecek kesiapsiagaan seluruh personel dan sarana prasarana pendukung dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada momentum peringatan May Day (Hari Buruh Internasional).
Walau secara umum kata Muhammad Ridwan, situasi kamtibmas di wilayah Sulsel saat ini dalam keadaan aman dan terkendali, namun seluruh personel diingatkan untuk tetap waspada dan profesional dalam pelaksanaan tugas guna menjaga stabilitas keamanan.
“Profesionalitas tetap harus dikedepankan dalam pelaksanaan tugas demi menjaga stabilitas keamanan,” sebutnya.
Sebelumnya, Polda Sulsel juga telah melaksanakan Tactical Wall Game (TWG) sebagai bagian dari langkah strategis dalam mengantisipasi potensi konflik sosial pada rangkaian pengamanan aksi unjuk rasa selama bulan Mei 2026. Kegiatan ini menitikberatkan pada peningkatan profesionalisme dan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.
TWG tersebut diikuti oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol Hartoyo, dan para Pejabat Utama Polda Sulsel.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Sulsel semakin siap dalam menjaga stabilitas keamanan serta mampu memastikan setiap aksi unjuk rasa dapat berlangsung secara tertib, aman, dan kondusif, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional.












