Appi Puji Semangat Gotong Royong Warga Benahi Lingkungan Menjadi Produktif

Appi Puji Semangat Gotong Royong Warga Benahi Lingkungan Menjadi Produktif

UNGKAPAN, MAKASSAR – Semangat gotong royong warga khususnya di RT 003-RW 001, Jalan Sungai Limboto, Kelurahan Maradekaya di Kecamatan Makassar, mendapat apresiasi dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin memberikan apresiasi usai menyaksikan langsung tingginya kesadaran warga membenahi atau menata lingkungan tempat tinggalnya sehingga menjadi bersih, asri dan produktif.

Kondisi itu ditemukan langsung oleh orang nomor satu Makassar saat menghadiri Malam Weekend Kuliner Lorong 37 di Jalan Sungai Limboto, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar dalam rangka semarak Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Sabtu (01/08/2026) malam.

Saat menyusuri lorong, Appi mengaku kagum melihat lorong tersebut yang dilengkapi tempat sampah terpilah untuk organik, nonorganik, residu hingga B3.

Selain itu, kata Appi warga setempat memanfaatkan sisi jalan untuk urban farming melalui hidroponik dan polibag, serta mengembangkan peternakan ayam.

Menurut Appi, berbagai aktivitas tersebut dapat dikembangkan menjadi sistem yang saling terintegrasi. Untuk itu, ia mendorong sampah organik untuk diolah menjadi kompos, serta pengolahan sampah menggunakan maggot yang dapat menjadi pakan ayam.

“Tidak banyak warga masyarakat yang bisa secara bersama-sama bergotong royong menciptakan suasana yang sangat asri dan bersih seperti ini,” ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan Bank Sampah Unit di wilayah masing-masing. Menurutnya, sampah anorganik yang dipilah memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi tambahan pendapatan rumah tangga.

“Inilah yang kita harapkan di dalam satu lingkungan yang punya sistem siklus integrasi yang bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan mengolah sampah dengan baik,” tambahnya.

Appi menegaskan, setiap wilayah tidak harus mengembangkan konsep yang sama. RT/RW didorong menggali potensi dan kreativitas masing-masing sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan wilayah Kelurahan Berua di Kecamatan Sudiang yang memiliki pendekatan berbeda dalam mengembangkan lingkungannya. Kelurahan Berua tengah mengembangkan konsep wilayah herbal sebagai contoh lain pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Baca juga:  Danny Ikut Sukseskan Perayaan Jappa Jokka Cap Go Meh 2024

Menurutnya, keberagaman konsep tersebut menjadi kekuatan karena setiap wilayah dapat menggali potensi dan menunjukkan keunggulannya masing-masing.

Appi pun mengingatkan, agar lingkungan yang telah dibangun secara gotong royong tidak hanya berhenti pada tahap penataan. Tetapi terus dijaga dan dikembangkan menjadi ruang yang bersih, produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia turut meminta camat dan lurah memberikan dukungan penuh agar berbagai inisiatif masyarakat dapat terus berkembang. Menurutnya, pemerintah perlu hadir untuk memperkuat gerakan yang dibangun warga dari lingkungannya sendiri.

Lebih jauh, Appi kembali mengungkapkan, secara khusus Pemerintah Kota Makassar akan menyiapkan hadiah Rp100 juta bagi wilayah RT/RW terbaik yang akan diumumkan pada ulang tahun Kota mendatang.

Ia menegaskan hadiah tersebut bukan untuk kepentingan pribadi ketua RT atau RW, tetapi digunakan bersama masyarakat untuk kebutuhan lingkungan maupun pengadaan bagi kebutuhan masyarakat setempat. Ia mencontohkan seperti kursi, tenda maupun perbaikan pos ronda. (ADV)