SULSEL  

Usai Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin Prioritaskan Penyelesaian Utang Daerah dan Insentif RT-RW

UNGKAPAN, MAKASSAR – Penerbitan Peraturan Bupati (Perbub) untuk mencairkan insentif pengurus Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT – RW) yang tertunggak selama tujuh bulan menjadi gebrakan awal oleh Darmawangsyah Muin usai resmi dilantik sebagai Bupati Gowa definitif menggantikan Husniah Talenrang.

Bagi Darmawangsyah status definitif ini memberinya ruang legalitas penuh untuk menuntaskan berbagai persoalan mendasar di internal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa yang telah diurai sejak dirinya menjabat Pelaksana Tugas (Plt).

“Tahun ini tugas kami adalah menyelesaikan persoalan internal ASN maupun anggaran di Kabupaten Gowa, utamanya yang bersumber dari APBD. Kita harus menyelesaikan kewajiban ke pihak ketiga. Utang-utang BPJS sudah mulai terurai. Dan yang paling mendasar, setelah definitif ini saya akan segera membuat peraturan bupati untuk menyelesaikan gaji RT/RW yang kurang lebih tujuh bulan belum menerima,” tegas Darmawangsyah di hadapan awak media usai pelantikan.

Prosesi pelantikan yang menjadi penanda berakhirnya masa transisi di pemerintahan Butta Gowa berlangsung khidmat di Gedung Asta Cita, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Rabu (28/10/2026) sore.

Adapun nengenai arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Darmawangsyah membeberkan sejumlah matriks prioritas yang wajib dituntaskan jajaran Pemkab Gowa sebelum tutup tahun anggaran 2026.

Fokus utama pemkab tertuju pada percepatan pelunasan kewajiban utang daerah tahun 2024–2025, jaminan pembayaran gaji rutin, honorarium tenaga honorer, serta penataan hak-hak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baik formasi penuh waktu maupun paruh waktu.

“Saran Mendagri yang kita masukkan ke matriks prioritas adalah pembayaran utang 2024–2025 itu wajib kita bayar tahun ini. Kemudian persoalan gaji, honor, hingga PPPK paruh waktu. Tahun ini kita fokus tuntaskan masalah keuangan yang berdampak langsung ke aparatur dan masyarakat umum. Jadi tahun depan kita mulai starting, insyaallah kita lari kencang,” jelasnya.

Baca juga:  Kapal Ambulans yang Hilang Kontak Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Area Pencarian

Menyongsong tahun anggaran mendatang, Darmawangsyah menargetkan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok Kabupaten Gowa menjadi yang tercepat di kawasan Pulau Sulawesi.

Program-program kerja prioritas akan langsung diarahkan menyentuh masyarakat luas sesuai visi-misi dalam RPJMD.

“Awal tahun kita dorong anggaran pokok yang langsung turun ke masyarakat. Saya berharap dukungan penuh rekan-rekan DPRD Gowa untuk memastikan APBD Pokok kita menjadi yang tercepat se-Sulawesi,” tambahnya.