Perumda Parkir Makassar Sebar Personel Atur Kendaraan Jemaah Idulfitri

Perumda Parkir Makassar Sebar Personel Atur Kendaraan Jemaah Idulfitri

UNGKAPAN, MAKASSAR – Suasana khidmat menyelimuti pusat Kota Makassar saat ribuan jemaah memadati area Lapangan Karebosi untuk menunaikan Salat Idulfitri 1447 Hijriah.

Namun, dari balik kekhusyukan ibadah tersebut, Perumda Parkir Makassar Raya bekerja ekstra di garis depan guna memastikan mobilitas warga tetap terkendali melalui penataan parkir yang sistematis.

Sejak fajar menyingsing, arus kendaraan roda dua dan roda empat mulai mengalir deras menuju area tribun dan lapangan. Mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang ekstrem, Perumda Parkir telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis untuk mencegah terjadinya kebuntuan lalu lintas.

Petugas lapangan terpantau aktif mengarahkan para jamaah menuju kantong-kantong parkir yang telah dipetakan sebelumnya. Penataan ini tidak hanya sekadar mengisi ruang kosong, tetapi diatur sedemikian rupa agar akses keluar-masuk kendaraan setelah salat berakhir tidak menimbulkan sumbatan di jalur protokol.

“Fokus kami adalah memberikan kenyamanan bagi jamaah. Dengan pengaturan yang sigap, masyarakat bisa memarkir kendaraannya dengan aman dan langsung menuju saf tanpa perlu khawatir soal kemacetan,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Humas Perumda Parkir Makassar Raya, Asrul B.

Asrul juga mengatakan, langkah antisipatif Perumda Parkir Makassar Raya meliputi Zonasi Kendaraan dengan memisahkan area parkir roda dua dan roda empat untuk mempercepat proses bongkar muat jamaah, Penempatan Personel di pintu masuk dan keluar utama kawasan Karebosi guna menjaga alur tetap satu arah, dan Keamanan Terpadu untuk memastikan proses parkir berjalan teratur dan aman, meminimalisir risiko gangguan keamanan selama jamaah menjalankan ibadah.

Dengan pengaturan yang maksimal, ribuan jamaah dapat melaksanakan Salat Id dengan tenang dan khusyuk.

“Ini menjadi pola tetap dalam menangani agenda besar keagamaan maupun nasional. Kesiapan yang didukung oleh sumber daya manusia yang responsif terbukti mampu mengubah potensi kemacetan menjadi ketertiban,” sebutnya. (Adv)

Baca juga:  KONI Makassar Gelar Bimtek Pengelolaan Dana Hibah untuk Pengurus Cabor dan Korcam