UNGKAPAN, MAKASSAR – Kondisi Kota Makassar yang mulai diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat perhatian anggota DPRD Makassar. Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Adi Akbar, meminta Pemerintah Kota Makassar segera mengambil langkah antisipatif untuk melindungi masyarakat dari potensi gangguan kesehatan.
Pada Rabu (14/10/2026), Adi Akbar mengimbau pemerintah agar menggencarkan sosialisasi penggunaan masker, khususnya bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan.
“Karena ini kejadian yang tidak bisa kita hindari bagi warga Kota Makassar, kita berharap pemerintah mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat keluar rumah,” kata Adi Akbar.
Adi Akbar juga mendorong Pemerintah Kota Makassar menggerakkan seluruh jajaran kewilayahan, mulai dari camat, lurah, hingga pengurus RT dan RW, untuk aktif mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker ketika berada di luar rumah.
Menurutnya, keterlibatan aparat di tingkat wilayah penting agar imbauan pemerintah dapat menjangkau warga secara langsung dan lebih merata.
Selain sosialisasi, ia berharap pemerintah mempertimbangkan pembagian masker dengan standar perlindungan yang sesuai, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan terdampak paparan asap.
“Kalau memungkinkan, pemerintah bisa membagikan masker standar kepada warga yang rentan,” ujarnya.
Adi Akbar berharap langkah antisipatif pemerintah dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap yang menyelimuti Makassar.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk. Warga diminta mengikuti imbauan resmi pemerintah sebagai upaya menjaga kesehatan di tengah kondisi tersebut.
Menurutnya, upaya perlindungan perlu dilakukan bersama, baik melalui langkah pemerintah maupun kesadaran masyarakat untuk mengantisipasi dampak paparan asap. (*)














