Mahasiswi Ilmu Kelautan Unhas Laksanakan Program Kerja Edukasi di SD Negeri 10 Lembang

Mahasiswi Ilmu Kelautan Unhas Laksanakan Program Kerja Edukasi di SD Negeri 10 Lembang

UNGKAPAN, PANGKEP – Edukasi Ekotoksikologi dan Kebijakan Pengelolaan Sampah untuk Kelestarian Lingkungan menjadi tema yang diusung dalam pelaksanaan program kerja individu oleh Maqfirah, Mahasiswi Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin (Unhas).

Program kerja individu yang dilaksanakan ini mengambil lokasi di SD Negeri 10 Lembang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Senin (21/07/2026).

Menurut Maqfirah, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini.

“Kegiatan diawali dengan perkenalan diri dan sesi ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta membangun interaksi aktif dengan para siswa,” sebutnya.

Lebih dari itu, dalam kegiatan ini juga diberikan materi mengenai ekotoksikologi, dampak pencemaran lingkungan akibat sampah, khususnya sampah plastik, serta pentingnya membiasakan perilaku membuang, memilah, dan mengelola sampah dengan baik sejak dini.

“Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar,” katanya.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, pemateri menayangkan video edukasi mengenai dampak pencemaran sampah terhadap lingkungan dan ekosistem. Siswa diajak memahami bahwa sampah yang dibuang sembarangan dapat mencemari tanah, sungai, hingga laut serta mengancam kehidupan berbagai makhluk hidup.

Selain itu, mahasiswa juga memperlihatkan bingkai edukasi yang dibuat dari hasil daur ulang sampah plastik. Media tersebut memuat informasi mengenai lama waktu penguraian berbagai jenis sampah sehingga siswa mengetahui bahwa beberapa jenis sampah memerlukan puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami.

“Sebagai evaluasi, kegiatan dilanjutkan dengan post-test berupa pertanyaan sederhana untuk mengukur pemahaman siswa. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan dan berdiskusi selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Baca juga:  Unhas Lepas Mahasiswa KKN Tematik ke Wakatobi

Adapun Kepala SD Negeri 10 Lembang, Rosliana mengapresiasi pelaksanaan program edukasi tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan mahasiswa Universitas Hasanuddin sangat relevan dengan pembelajaran yang telah diterapkan di sekolah mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Adik-adik mahasiswa Universitas Hasanuddin telah memberikan materi yang berkaitan dengan apa yang dipelajari siswa di sekolah mengenai pengelolaan sampah. Edukasi tentang sampah sangat baik diajarkan sejak dini karena permasalahan sampah merupakan hal yang sulit dihindari, terutama di lingkungan sekolah. Pembentukan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan harus menjadi prioritas utama bagi anak-anak, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan tempat tinggal dan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa, kepala sekolah, guru, dan seluruh siswa sebagai dokumentasi. Melalui program kerja ini, mahasiswa Universitas Hasanuddin berharap dapat meningkatkan literasi lingkungan di kalangan generasi muda serta mendorong terbentuknya budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.