Seorang Penumpang Mengaku Dilecehkan Kondektur Bus Bintang Zahira

Seorang Penumpang Mengaku Dilecehkan Kondektur Bus Bintang Zahira

UNGKAPAN, MAKASSAR – Seorang perempuan mengaku menjadi korban pelecehan verbal di atas bus dalam perjalanannya dengan rute Sorowako, Luwu Timur menuju Makassar, Sulawesi Selatan.

Nama perempuan Kami samarkan, sebut saja Mawar (24). Dia mengakui tindakan tidak menyenangkan itu dialami sekitar pukul 01.30 WITA, saat moda transportasi umum yang ditumpinginya bernomor polisi DD 7175 XX berwarna hijau toska, itu berada di wilayah Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabulaten Luwu, pada Sabtu dinihari, 18 Juli 2026.

Saat kejadian, korban mengaku sedang tertidur di kursi 08 dalam bus, sedangkan kakaknya di kursi 09B. Sekitar satu jam perjalanan, korban kemudian merasa ada yang menyentuh tubuhnya.

Awalnya, korban biasa saja, karena mengira sentuhan sandaran tangan kursi sehingga melanjutkan tidurnya. Namun beberapa saat kemudian, korban kembali merasa ada yang menyentuh pahanya. Korban pun lalu terbangun.

Saat itulah korban melihat seorang crew atau kondektur bus yang diduga sebagai pelaku, menarik tangannya dari paha korban. Korban pun kaget dan berteriak. Pelaku kemudian berdiri dan kemudian berpindah ke belakang.

“Saya kira perutku kena stand kursi,” kata korban kepada media.

Korban juga melihat, pelaku yang diduga menggerayangi bagian tubuh berbaju kemeja lengan pendek warna merah. Belakangan diidentifikasi bernama Jhon. Salah satu crew bus sempat menegur terduga pelaku.

“Setahu saya tempat tidur crew bus ada di bagian belakang. Itu diakui salah satu kondektur bus. Ini kok dia tidur di lorong samping kursi penumpang. Berarti dia memang punya niat jahat,” cetus korban kepada media ini saat ditemui di Mapolda Sulsel usai melaporkan kejadian yang dialaminya.

Korban Mawar sudah melaporkan peristiwa itu ke Mapolda Sulsel. Laporan polisinya bernomor : LP/B/806/VII/2026/SPKT/POLDA SULAWESI SELATAN, tanggal 18 Juli 2026 ditandatangani AKP Muhammad Sain SH, KA SPKT Siaga III.

Baca juga:  Kejahatan Jalanan Merajalela, Pengemudi Ojol Dibusur Siang Bolong

Keluarga korban berharap pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sebab jika dibiarkan bukan tidak mungkin kasus serupa akan terus terjadi di atas bus. Apalagi kasus serupa di atas bus sudah sering terjadi.

Pihak keluarga korban juga meminta manajemen PT Bintang Zahira Trans tidak lepas tanggungjawab terkait dugaan pelecehan penumpang di atas bus.

“Pihak manajemen Bus Bintang Zahira tidak bisa lepas tanggungjawab. Minimal mereka melakukan evaluasi terkait prilaku crew bus agar penumpang bisa nyaman menggunakan jasa mereka,” tegas Asriel, paman korban.

Informasi yang diterima dari sejumlah crew bus di perwakilan tempat mangkal bus antar daerah menyebut pelaku sudah berkali-kali dipecat dari bus tempat dia bekerja. Pasalnya pelaku sering melakukan perbuatannya yang tidak senonoh terhadap penumpang.

“Sudah berapa kali dia itu dipecat dan pindah-pindah kerja di bus karena sering menganggu penumpang,” ungkap salah satu kondektur yang diamini crew bus lainnya.

Sementara itu dari pihak manajemen PT Bintang Zahira Trans mengaku tidak tahu menahu soal prilaku kondektur di atas bus. Pihak manajemen melimpahkan seluruh persoalan ke sopir.

“Mungkin bisa ke sopir dan kondektur yang lain. Atau ke penumpang yang ada dalam bus,” kata salah seorang yang mengaku hanya mengatur managemen perusahaan saat dihubungi via WhatsApp.

Lelaki yang tak mau menyebut namanya itu mengaku pihak managemen memanggil driver untuk dimintai keterangan terkait ulah bejad kondektur Bus Bintang Zahira.

“Beberapa kasus jika kondektur atau driver melakukan tindakan diluar SOP perusahaan maka sanksinya pemecatan,” katanya.

Terkait ulah cabul sang kondektur pihak manajemen PT Bintang Zahira Trans meminta keluarga korban melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.

“Laporkan saja ke pihak berwajib. Biarkan nanti proses berjalan . Kalau salah yah dipidanakan saja crew itu. Kami tidak membela yang salah,” ujarnya.

Baca juga:  Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh Feni Ere, Wanita Cantik yang Jenazahnya Ditemukan Setahun Lalu