UNGKAPAN, MAKASSAR – Sebuah rumah makan yang berlokasi di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, secara tidak terduga mendapat kiriman kepala kambing dalam kondisi busuk.
Paket misterius dari kotak kardus itu diletakkan dengan rapi di samping pot bunga di depan toko. Paket tanpa tujuan penerimanya pertama kali ditemukan oleh adik ipar dari pemilik usaha rumah makan pada Jumat, 02 Desember 2026.
Dian (40), pengusaha rumah makan mengaku sangat tercengang ketika mendapat kabar adanya paket misterius yang ditemukan adik ipar yang juga bekerja di rumah makannya.
Bahkan paket tersebut sempat dibiarkan begitu saja lantaran dikiranya belanja online milik karyawan dengan sistem COD (Cash on Delivery/Bayar di Tempat).
Namun, pemilik tak kunjung tiba, bau busuk makin menyengat hingga membuat semua orang curiga.
“Pas diangkat, bau bangkainya langsung terasa. Menyengat sekali,” ujar Dian.
Khawatir paket itu merupakan bentuk teror atau ancaman, Dian segera menghubungi ketua RT, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa. Setelah ramai dan disaksikan bersama, paket dibuka menggunakan pisau. Isinya pun membuat orang di lokasi terkejut, ada kepala kambing berwarna hitam dengan kondisi membusuk.
“Awalnya saya kira itu barang kiriman biasa. Tapi karena tidak ada nama, tidak ada alamat, baunya busuk, saya langsung lapor,” kata Dian.
Warga sekitar juga sempat dibuat resah. Terlebih ini bukan kejadian biasa. Tak ingin berspekulasi dan untuk menghindari kemungkinan ancaman lanjutan, Dian melaporkan kasus ke Polsek Panakkukang.
“Saya takut ada maksud buruk di balik ini. Saya tidak punya masalah dengan siapa-siapa. Tapi kejadian ini sangat mengganggu ketenangan saya dan keluarga,” tambahnya.
Hingga kini, belum diketahui siapa pengirim dan apa motif di balik teror tersebut. Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki motif hingga pelaku pengiriman paket teror.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Makassar, Iptu Nasrullah mengaku telah menerima laporan korban karena merasa terancam dan dirugikan.
Polisi juga sudah mendatangi tempat kejadian dan masih melakukan pendalaman terkait dengan kejadian.
“Laporan sudah kami terima. Kami juga sudah datangi tempat kejadian dan saat ini dilakukan penyelidikan. Belum tahu motifnya, kalau sudah ada perkembangan, kami infokan,” tegas Nasrullah.









