SULSEL  

Tak Kunjung Pulang dari Melaut, Basarnas Cari Satu Nelayan Asal Jeneponto

Tak Kunjung Pulang dari Melaut, Basarnas Cari Satu Nelayan Asal Jeneponto

UNGKAPAN, JENEPONTO – Seorang nelayan asal Kabupaten Jeneponto dilaporkan hilang saat pergi melaut di perairan Pao Limpo’e, Kecamatan Tarowang, Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sejak keberangkatannya mencari ikan pada Minggu, 01 Februari 2026 sekitar pukul 05.00 WITA, pria berusia 23 tahun bernama Muhammad Heril, tidak juga kembali di rumahnya hingga Senin (02/02/2026).

Khawatir dengan kondisi dari Muhammad Heril, pihak keluarga pun berinisiatif melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi tempat biasa korban melaut.

Berjam-jam melakukan pencarian dengan menyisir perairan, pihak keluarga tidak menemukan keberadaan Heril. Sesak napas dan rasa cemas pun semakin menjadi-jadi dirasakan pihak keluarga hingga kerabat.

Tidak ingin membuang waktu berlama-lama, peristiwa itu langsung dilaporkan kepada Basarnas Makassar. Laporan tersebut diterima Basarnas Makassar sekitar pukul 10.30 WITA pagi ini.

Tidak perlu waktu lama, Basarnas Makassar langsung mengerahkan personel Pos SAR Bantaeng melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir perairan Pao menggunakan perahu karet (rubber boat) serta berkoordinasi dengan aparat setempat dan nelayan sekitar.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Arif Anwar mengatakan, upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca.

“Kami mengerahkan personel dan peralatan SAR untuk melakukan pencarian di lokasi diperkirakan korban berada, kami akan berusaha secara maksimal. Diharapkan korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa operasi SAR dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur SAR guna mendukung kelancaran pencarian.

“Meskipun kondisi cuaca di lokasi terpantau berawan dan cenderung hujan, kami berharap korban dapat segera ditemukan. Operasi SAR akan terus dilaksanakan dengan bantuan potensi SAR seperti BPBD, Polres Jeneponto, masyarakat setempat, serta unsur SAR lainnya. Seluruh kegiatan tetap mengutamakan keselamatan tim di lapangan,” tambahnya.

Baca juga:  Nelayan Hilang di Makassar Ditemukan 300 Meter Arah Selatan dari Lokasi Kejadian