Kejati Sulsel Buka Pelita Ramadhan 1447 H, Dorong Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan

UNGKAPAN, MAKASSAR – Pelita Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) secara resmi dibuka. Ajang bergengsi dalam Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) di tingkat Sulawesi Selatan berlangsung di Masjid Baitul Adil Kejati Sulsel.

Kegiatan ini dibuka secara langsung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Didik Farkhan Alisyahdi. Turut hadir jajaran petinggi Kejaksaan, antara lain Wakil Kepala Kejati Sulsel, Asisten, Kabag TU, Koordinator, serta seluruh Kepala Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Selatan. Selain itu, hadir juga dewan juri profesional dan panitia pelaksana yang mengawal jalannya kompetisi.

Dalam laporannya, Ketua DKM Masjid Baitul Adli sekaligus Ketua Panitia, Akhmad Muhdhor menyampaikan, kompetisi ini diikuti 46 peserta yang merupakan utusan terbaik dari 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa (2–3 Maret 2026). Lomba ini juga dibagi ke dalam dua kategori usia yaitu, Kategori A Usia 6 – 10 tahun dan Kategori B Usia 11 – 15 tahun.

“Melalui lomba ini tentu kami berharap dapat menemukan bakat muda dalam bidang public speaking berbasis dakwah yang mampu menjadi teladan bagi teman sebaya mereka,” ujar Akhmad Muhdhor.

Kajati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi, dalam sambutannya mengatakan, inisiatif ini merupakan bentuk nyata peran kejaksaan dalam membina generasi muda dan mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Anak-anak kita harus diberi panggung untuk beraktualisasi diri. Sulawesi Selatan memiliki potensi luar biasa dan dikenal sebagai lumbung dai-dai ternama. Kejaksaan ingin hadir untuk memfasilitasi potensi tersebut,” tegas Didik Farkhan.

Didik Farkhan juga memberikan pesan menyentuh kepada para peserta agar tetap percaya diri dan menganggap momentum ini sebagai kawah candradimuka bagi kepemimpinan masa depan.

Baca juga:  Kejari Pinrang Serahkan Rp1,2 Miliar Hasil Lelang Barang Rampasan Negara

“Kalian semua adalah pemenang karena telah berani tampil dan menjadi pelita bagi daerah masing-masing. Jangan takut berbicara di atas mimbar, karena dari sinilah mental pemimpin masa depan dibentuk,” tambahnya.

Kompetisi ini akan mencapai puncaknya pada esok hari. Rencananya, acara penutupan dan penganugerahan pemenang akan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan, termasuk Gubernur, Kapolda, Pangdam, dan Ketua DPRD Sulawesi Selatan.

Melalui Pelita Ramadhan 1447 H, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan karakter anak bangsa yang cerdas, berakhlak mulia, dan berani menyuarakan kebaikan.