UNGKAPAN, MAKASSAR – Aksi demonstrasi yang terkonsentrasi di Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan menyisakan suasana mencekam pada Jumat, 29 Agustus 2025 malam.
Massa aksi yang melakukan pelemparan batu dan pembakaran sejumlah kantor seperti di Kantor Kejati Sulsel, Gedung DPRD Sulsel, hingga DPRD Makassar, berlangsung hingga larut malam.
Di tengah situasi memanas dalam aksi unjuk rasa itu, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, hadir di tengah-tengah kerumunan massa di Jalan Urip Sumoharjo, Sabtu (30/08/2025) dini hari.
Tanpa kekuatan senjata, Mayjen TNI Windiyatno bersama jajaran hadir dengan pendekatan dialog dan humanis penuh empati turun langsung menenangkan massa.
Berjalan di ruas Jalan Urip Sumoharjo sembari menyapa peserta aksi, berbicara langsung dan mengimbaunya untuk kembali ke rumah.
“Ayo pulang semua, bantu kita jaga Makassar tetap damai,” ucapnya.
Selain berinteraksi langsung dengan pengunjuk rasa, Pangdam juga mengerahkan prajurit TNI agar membantu proses pemadam api dan melakukan pendekatan persuasif serta humanis kepada massa.
“Kita adalah putra rakyat, maka tentunya kita harus bersama-sama rakyat,” tegas Windiyatno.
Massa yang sebelumnya emosi mulai melembut. Berangsur-angsur membuka jalan yang sebelumnya tertutup, hingga suasana kembali kondusif.