Bantuan Kemanusiaan Indonesia Tiba di Myanmar

Bantuan Kemanusiaan Indonesia Tiba di Myanmar.(Foto: Humas Kemenhan)

UNGKAPAN, MYANMAR – Bantuan kemanusiaan dari Indonesia untuk rakyat Myanmar telah tiba di Bandara Nay Pyi Taw, Myanmar, pada Selasa (1/4/2025). Pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) bersama berbagai instansi terkait untuk mendukung pemulihan pascagempa yang melanda Myanmar pada 28 Maret 2025.

Kloter pertama bantuan telah mendarat lebih awal pada Senin, 31 Maret 2025, menggunakan pesawat Hercules A-1342. Bantuan ini mencakup 12 ton berbagai kebutuhan darurat, seperti tenda, sarung, selimut, serta mie instan dari Kemhan.

Selain itu, Basarnas dan BNPB turut mengirimkan truk, genset, biskuit, makanan siap saji, pakaian, dan selimut untuk membantu masyarakat terdampak. Sebanyak 37 personel, termasuk tim gabungan kementerian/lembaga, personel pengamanan dari TNI, dan kru pesawat, ikut serta dalam pengiriman bantuan pertama ini untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

Dilansir dari laman Kemenhan RI, pada Rabu (2/4/2025). Gelombang kedua bantuan kembali diberangkatkan pada Selasa, 1 April 2025, melalui dua pesawat militer: Hercules A-1331 dan Boeing A-7309.

Hercules A-1331 membawa 21 orang, satu unit truk Basarnas, perlengkapan SAR, tenda pengungsi dari Kemhan, serta tiga ekor anjing pelacak (K9) dengan handler dan dokter hewan. Sementara itu, Boeing A-7309 mengangkut 69 personel yang terdiri dari 53 anggota Tim INASAR, 5 personel Basarnas, 3 perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, dan 8 anggota tim pengamanan, serta bantuan berupa selimut, matras, dan tenda pengungsi.

Kedatangan tim aju Satgas Bantuan Kemanusiaan disambut langsung oleh Atase Pertahanan RI di Myanmar, Kolonel Marinir Budi Cahyono. Bantuan ini tidak hanya menunjukkan solidaritas Indonesia terhadap Myanmar, tetapi juga menegaskan komitmen dalam memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak bencana.

Baca juga:  Peminat Mudik Gratis BUMN Membludak, Pendaftar Lampaui Target

Tim aju yang dilengkapi dengan satu unit truk INASAR dari Basarnas kini tengah menjalankan misi asesmen di berbagai titik terdampak gempa. Selain itu, mereka juga telah mendirikan Posko Satgas Bantuan Kemanusiaan yang akan menjadi pusat kendali operasi penyelamatan dan distribusi bantuan di Myanmar.(*)